Sabtu, 05 Januari 2013

Abandoned Blog

Assalamualaikum wr. wb.

Pertama-tama marilah kita buka entri blog ini dengan sama sama membacakan basmalah "Bismillahirrahmaanirrohiim".
Puji dan syukur selalu dan tak henti hentinya kita haturkan kehadirat Allah SWT dimana atas ridho dan rahmatNya pula kita masih diberikan kesempatan dan jg kesehatan untuk dapat membuat maupun membaa entri ini.
Salawat dan salam juga selalu kita ucapkan kepada junjungan kita, suri tauladan kita, nabi akhir zaman, nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat serta pengikutnya hingga akhir zaman.



Kamis, 25 Oktober 2012

Kulihat


Kulihat mereka menangis
Dalam sholat, doa, dan dzikir
Serta tahu siapa diri dan Tuhannya
Lalu keningnya tunduk Serata Lantai
Sujud telapak kaki, tubuh, hati, dan keangkuhannya
Tahu kerendahannya, kehinaannya, dan ketiadaan dirinya

Mereka sebut nama Tuhannya yang berkata :
“Aku punya nama dan aku datang kepadamu”
Lalu hadir dengan KebesaranNya
Yang menenangkan hambaNya dari rasa takut akan adzab



Tetapi manusia bergembira
Pada nikmat, karunia, rahmat dan Taman Firdaus Tuhannya
Mereka tahu Tuhannya mengasihi, menyayangi, mencintai mereka
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?

Wahai jiwa yang tenang
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridhoNya
Masuklah kedalam golongan HambaNya
Dan masuklah ke dalam FirdausKu

Aku Menangis untuk Adikku


oleh Islisyah Asman : 12 Oktober 2012·

Kamis, 04 Oktober 2012

Sedikit Pencerahan

Ketika Hati Berbicara



Hati berbicara ? Suatu kata yang sudah terlalu sering kita dengar didunia ini, bahkan Allah SWT pun sudah terlebih dahulu memberitakannya kepada kita melalui Firmannya yang dia turunkan melalui malaikat jibril kepada para utusan-utusannya dimuka bumi ini.

Lebih spesifik lagi, Allah SWT telah berfirman dalam Surah Yaa Siin (36:70)


liyundzira man kaana hayyan wayahiqqa alqawlu 'alaa alkaafiriina
[36:70] supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.


Ketika Hati berbicara ? Maka nafsu pun akan berbicara, dan ketika nafsu berbicara ? Maka setan pun akan mengambil alih.
Alangkah rapuhnya hati kita ini sampai sering disebutkan bahwa bagian yang paling mudah untuk dihancurkan, bagian yang paling mudah untuk dilumpuhkan, dan bagian yang paling mudah untuk dikuasai oleh setan dari seorang manusia yaitu hati nuraninya. Lalu bagaimanakah caranya agar kita dapat melindungi hati kita tersebut ? Agar kita dapat menjaga satu-satunya pemberian dari Allah SWT yang sangat berharga dan hanya diberikan kepada Umat manusia ? 

Jawaban dari semua pertanyaan tersebut yaitu :

  1. Selalu mengingat dirinya (Allah SWT) baik dalam keadaan suka maupun dalam keadaan duka, dengan selalu mengingat diriNya, maka hati kita pun akan terlindungi dari berbagai macam godaan setan yang dapat menjerumuskan kita kedalam tempat yang tidak diinginkan oleh seluruh umat manusia, yaitu Neraka Jahanam
  2. Menjaga hati kita dari berbagai macam noda kotoran yang selalu mengincar hati kita ini
  3. Menjaga pikiran kita dari pikiran-pikiran negatif karena semua perbuatan yang kita lakukan diawali dengan pikiran lalu dipertimbangkan dengan hati
Sekian sedikit pencerahan yang dapat saya berikan kepada saudara-saudaraku baik yang seakidah maupun yang tidak seakidah, semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat untuk kita semua Amin Ya Allah